Showing posts with label Sepeda Lipat. Show all posts
Showing posts with label Sepeda Lipat. Show all posts

Thursday, April 21, 2011

MINI Folding Bike: Sepeda Lipat yang Trendy


MUNICH (DP) — Demam bersepeda juga melanda MINI — produsen mobil-mobil kecil. MINI meluncurkan MINI FOLDING BIKE (MFB) sebagai satu solusi ramah lingkungan (eco-friendly solution).

MFB disebut MINI sebagai kendaraan hi-tech sejati karena mengadopsi komponen-komponen berkualitas tinggi, bingkai alumunium ringan, dan mekanisme pintar dalam pelipatan. Anda hanya butuh beberapa detik untuk melipat dan membukanya kembali.

Sepeda dilipat sepanjang crossbar dan setang. Pelana bisa ditarik dan kedua pedal dapat dilipat. Hal ini sangat memudahkan Anda dan menghemat ruang. MINI mengklaim MFB dapat dimasukkan ke dalam bagasi mobil apa pun.

Sepeda berbobot 11 kg ini berfitur 8 gear dan velg 20″. Rantainya dilapisi teflon untuk mencegah kekotoran yang disebabkan oli.

Jika Anda tertarik silakan beli di www.mini.de/shop. Harganya sekitar Rp 6,2 juta di Jerman

Sepeda Melipat Lengkung

Ingin parkir sepeda roda dua Anda di luar rumah, tetapi ketinggalan kunci gembok Anda di rumah? Tidak masalah – untuk melindungi sepeda Anda, hanya tekuk sepeda di sekitar tiang terdekat. Itulah ide di belakang sepeda lipat karya desainer Inggris Kevin Scott pelajar berumur 21 tahun yang memenangkan penghargaan pada acara pameran New Designer di London.

Sepeda Lipat Listrik


DIPREDIKSIKAN dalam 10 tahun mendatang, kota-kota di dunia semakin padat dan konsep mobilitas mikro tanpa polusi mulai melengkapi jenis transportasi yang ada. Indikasi ke arah itu sudah kelihatan dengan diperkenalkannya Toyota Winglet, Honda U3-X dan sebagainya. Produsen Jerman Volkswagen (VW) pun tak mau ketinggalan untuk ambil bagian.

Konsep yang dihadirkan oleh Volkswagen adalah Bik.e, sepeda lipat listrik tanpa kayuh dengan mekanisme cerdas sehingga dapat disimpan dengan mudah ke dalam ruang ban cadangan. Sepeda listrik yang memiliki ukuran roda 20 inci tersebut mampu menjelajah sekitar 20 km.

Sepeda listrik ini memiliki bobot 20 kg, cukup berat untuk ukuran sebuah sepeda, namun cukup ringan sebagi sepeda listrik. Sayangnya, pihak VW belum mau merilis data teknis seperti berapa lama Bik.e melakukan pengisian baterai, meskipun menurut mereka, sepeda ini dapat mengisi baterainya menggunakan jaringan kelistrikan di mobil.

Sepeda ini memiliki kecepatan maksimal 20 km/jam meski laporan dari Beijing menunjukkan bahwa kendaraan ini dapat lebih cepat lagi. Kecepatan maksimal sengaja dipatok hanya 20 km/jam dengan alasan agar Bik.e dapat dikendarai di Jerman tanpa penggunaan helm.

Data yang berhasil didapat menyebutkan juga bahwa Bik.e menggunakan baterai yang tersimpan dalam rangka dan seluruh remnya menggunakan model disc yang dioperasikan lewat kabel, serta sistem pencahayaan model LED yang terintegrasi.

Bagian rangkanya menggunakan bahan aluminium atau magnesium yang dibuat dengan proses injection moulded yang terbagi dalam 3 bagian. Rangka bagian tengahnya merupakan desain jenius yang menawarkan stabilitas lebih baik dibanding sepeda tradisional dengan mekanisme lipat yang unik dan nyaris tak terlihat.

Saat kedua rodanya dilipat, mereka seolah menyatu dan sepeda menjadi berbentuk bundar hingga dapat mudah dimasukkan dalam cerukan tempat ban cadangan. Kepiawaian VW dalam urusan desain sudah terbukti dengan model ikonik Beetle dan Combi. Dan seperti pada Apple iPod, Bik.e bisa menjadi sebuah aksesori pada kendaraan-kendaraan yang memiliki logo VW.

Yang lebih seru, ini bukan hanya sekadar kendaraan konsep yang hadir di pameran kemudian disimpan dalam museum. Pasalnya, menurut laporan yang beredar, Bike.e benar-benar akan diproduksi bahkan sebelum akhir tahun ini.(MI/*)
Sumber : metrotvnews.com